Langsung ke konten utama

Bagaimana Membuat CV yang Menonjol


Membuat CV yang menonjol adalah langkah penting dalam mencari pekerjaan atau kesempatan karier. CV Anda harus mencerminkan pengalaman, keterampilan, dan kepribadian Anda dengan baik. Berikut adalah panduan untuk membuat CV yang menonjol:

  1. Penyusunan Format yang Jelas:
    • Gunakan format yang rapi dan mudah dibaca. Gunakan font yang seragam dan ukuran huruf yang mudah dibaca (biasanya antara 10-12).
    • Gunakan tata letak yang bersih dan terstruktur dengan penggunaan judul, subjudul, dan daftar poin untuk mengatur informasi dengan baik.
  2. Informasi Kontak yang Jelas:
    • Letakkan informasi kontak Anda (nama, alamat, nomor telepon, dan alamat email) di bagian atas CV agar mudah diakses.
  3. Ringkasan Profesional (Opsional):
    • Ini adalah ringkasan singkat tentang diri Anda, menyoroti pengalaman, keterampilan, dan tujuan karier Anda. Gunakan ringkasan profesional ini untuk membuat kesan pertama yang kuat.
  4. Pengalaman Kerja:
    • Susun daftar pengalaman kerja Anda dengan urutan terbalik, dimulai dari pekerjaan saat ini atau yang paling baru. Sertakan nama perusahaan, lokasi, tanggal mulai dan berakhir, serta deskripsi pekerjaan yang mencakup prestasi dan tanggung jawab Anda.
  5. Pendidikan:
    • Sebutkan gelar-gelar yang Anda miliki, institusi pendidikan, tahun lulus, dan penghargaan atau prestasi akademis yang relevan.
  6. Keterampilan:
    • Sertakan keterampilan teknis dan keterampilan lunak yang relevan dengan posisi yang Anda lamar. Misalnya, keterampilan bahasa, pemrograman, manajemen proyek, atau keterampilan komunikasi.
  7. Prestasi dan Penghargaan:
    • Jika Anda memiliki prestasi atau penghargaan khusus yang relevan, seperti penghargaan karyawan bulan, sertakan dalam CV Anda.
  8. Proyek dan Portofolio:
    • Jika Anda memiliki proyek atau portofolio yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar, sertakan tautan atau deskripsi singkat.
  9. Kegiatan Tambahan:
    • Sertakan keanggotaan dalam organisasi profesional, kegiatan sukarela, atau hobi yang mencerminkan kualitas positif seperti kepemimpinan, kreativitas, atau kerja tim.
  10. Referensi (Opsional):
    • Anda tidak perlu menyertakan referensi dalam CV, kecuali jika diminta dalam iklan pekerjaan atau selama proses seleksi.
  11. Perhatian Terhadap Detail:
    • Pastikan CV Anda bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Perhatikan detail seperti format tanggal yang konsisten dan penggunaan gaya bahasa yang konsisten.
  12. Sesuaikan dengan Posisi yang Dilamar:
    • Selalu sesuaikan CV Anda untuk posisi yang Anda lamar. Tekankan pengalaman dan keterampilan yang paling relevan untuk pekerjaan tersebut.
  13. Gunakan Kata-Kata Aksi:
    • Ketika mendeskripsikan pekerjaan atau prestasi Anda, gunakan kata-kata aksi seperti "mengkoordinasi," "mengembangkan," atau "mengelola" untuk memberikan kesan tindakan dan prestasi.
  14. Beri Bukti Kuantitatif:
    • Jika mungkin, berikan bukti kuantitatif tentang prestasi Anda, seperti "menghasilkan peningkatan penjualan sebesar 20%" atau "mengurangi biaya operasional sebesar 15%."
  15. Review dan Umpan Balik:
    • Mintalah teman atau kolega untuk memeriksa CV Anda. Umpan balik dari orang lain dapat membantu memperbaiki dan menyempurnakan CV Anda.

Ingatlah bahwa CV adalah alat pertama yang akan dilihat oleh perekrut, sehingga penting untuk membuat kesan yang kuat. Hindari membuat CV terlalu panjang; sekitar satu atau dua halaman sudah cukup untuk sebagian besar pekerjaan. Dan, pastikan bahwa CV Anda mencerminkan dengan baik siapa Anda dan apa yang Anda tawarkan kepada calon pemberi kerja.

Top of Form

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Upah Lembur

   P erhitungan upah lembur dan waktu kerja lembur Anda, dengan rumus yang sesuai dengan Peraturan Menteri terbaru yakni Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang  Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja .  Anda dapat mengetahui berapa upah dan uang lembur yang patut Anda terima dari perusahaan. Banyak diantara pekerja yang masih belum mengetahui secara detail mengenai perhitungan upah lembur. Terkadang pekerja hanya menerima saja upah lembur yang ditetapkan perusahaan atau kadang masih banyak yang tidak mendapat uang lembur. Apa itu uang lembur dan bagaimana perhitungannya? APA YANG DIMAKSUD DENGAN UPAH KERJA LEMBUR? Upah Kerja Lembur adalah upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha yang mempekerjakan pekerja melebihi waktu kerja 7 jam sehari untuk 6 hari kerja dan 40 jam dalam seminggu atau 8 jam sehari untuk 5 hari kerja dan 40 jam dalam seminggu (pasal 27 ayat (1) Peraturan Pemerintah No 35 ...

Perhitungan Tunjangan Hari Raya (THR)

              Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan kepada pekerja yang telah bekerja selama minimal satu bulan, baik dengan status tetap ataupun kontrak. Bagaimana perhitungan THR? Setiap satu tahun sekali Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan kepada pekerja yang telah bekerja selama minimal satu bulan, baik dengan status tetap ataupun kontrak. Lalu, bagaimana cara perhitungan THR?  BERAPA BESAR THR YANG HARUS DIBERIKAN KEPADA PEKERJA? Besarnya THR sebagaimana diatur dalam pasal 3 ayat 1 Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Buruh/Pekerja di Perusahaan (Permenaker 6/2016) ditetapkan  sebagai berikut: Pekerja yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan secara terus-menerus atau lebih, diberikan sebesar 1 (satu) bulan upah, dan Pekerja yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan, d...

FORMULIR BPJS KETENAGA KERJAAN

  Formulir Jaminan Form Perubahan Beasiswa BPJS Ketenagakerjaan Digunakan untuk pengajuan perubahan penerima beasiswa Download Formulir 3 KK 1 Digunakan Untuk Pelaporan Dugaan Kecelakaan Kerja Tahap I Download Formulir 3 PAK 1 Digunakan Untuk Pelaporan Dugaan Penyakit Akibat Kerja Kerja Tahap I Download Formulir 3a KK 2 Digunakan untuk Pengajuan Santunan/Manfaat setelah Dipastikan Laporan Kecelakaan pada Tahap I merupakan Kecelakaan Kerja (merupakan Laporan Kecelakaan Kerja Tahap II) Download Formulir 3a PAK 2 Digunakan untuk Pengajuan Santunan/Manfaat setelah Dipastikan Pelaporan Penyakit merupakan Penyakit Akibat Kerja (merupakan Laporan Penyakit Akibat Kerja Tahap II) Download Formulir 3b KK 3 Digunakan oleh Dokter yang Merawat/Dokter Penasehat dalam memberikan catatan medis terkait Kecelak...

Kenali Earned Wage Access (EWA): Akses Gaji Fleksibel untuk Karyawan

    Earned Wage Access (Gaji Instan): Apa Itu, Aturan, dan Cara Hitung Earned wage access  atau biasa disebut sebagai gaji instan adalah fenomena yang muncul untuk menjaga kesejahteraan pekerja selama pandemi Covid-19. Berangkat dari situlah, sistem gajian ini mulai dilirik oleh perusahaan untuk membantu para pegawainya terhindar dari jebakan utang.   Apa Itu Earned Wage Access Mengutip dari  Wagely ,  earned wage access  adalah sebuah  benefit  yang mengizinkan karyawan untuk mendapatkan gaji lebih awal secara instan sebelum tanggal gajian yang ditentukan perusahaan. Lebih lanjut, earned wage access  adalah uang gaji yang didasari oleh perhitungan berapa lama kamu telah bekerja sebelum tanggal gajian. Di Indonesia sendiri, belum banyak perusahaan yang telah menerapkan benefit bagi karyawan satu ini. Meski begitu, ada beberapa  startup fintech  yang  membantu perusahaan untuk menerapkan sistem penggajian s...